Posts Tagged ‘cara penyembuhan kanker’

Penyakit Kanker Prostat: Teknologi Pemindaian Baru akan Bantu Perawatan Kanker Prostat

Penyakit Kanker Prostat:

imageJakarta, Suatu hari nanti sebuah teknologi pemindai baru akan membantu dokter melacak perkembangan penyakit kanker prostat dan menentukan perawatan yang sesuai dengan kondisi masing-masing pasien.

Sejauh ini, alat yang dikenal sebagai prostate cancer-specific radiotracer tersebut baru berhasil diujicobakan pada tikus. Namun tim dari Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York City mengatakan teknologi itu dapat membantu mengidentifikasi kasus kanker prostat yang telah menyebar ke tulang.

Radiotracer bekerja dengan menyuntikkan sejumlah kecil senyawa yang ditambahi dengan radionuklida ke dalam tubuh pasien. Lalu dengan menggunakan tomografi emisi positron -atau yang bisa dikenal sebagai PET scan- dokter akan lebih mampu memvisualisasikan tumor dan penyebarannya.

Dalam sebuah studi yang melibatkan tikus dengan kanker prostat, peneliti telah mengasah radiotracer dalam prostate-specific antigen (PSA), penanda kanker prostat yang sama yang digunakan dalam tes PSA.

Peneliti menemukan bahwa PSA-nya condong pada jaringan-jaringan yang mengandung kanker prostat yang tumbuh menjadi resisten terhadap standar terapi berbasis hormon.

Studi tersebut juga mengemukakan bahwa radiotracer dapat membantu mengidentifikasi kasus-kasus dimana kanker prostat telah tersebar hingga tulang.

Alat ini dianggap mampu melebihi kemampuan pemindai tulang tradisional yang tidak dapat membedakan antara luka yang menular dan tidak.

Penemuan itu telah dipresentasikan di pertemuan tahunan American Association for Cancer Research di Chicago dan dipublikasikan di Cancer Discovery.

Jika digunakan pada manusia, peneliti mengklaim bahwa nantinya radiotracer tersebut akan membantu para dokter mewujudkan strategi perawatan secara personal untuk penderita kanker prostat dan pengelolaan penyakit yang lebih baik di masa depan.

» Read more: Penyakit Kanker Prostat: Teknologi Pemindaian Baru akan Bantu Perawatan Kanker Prostat

Manfaat Sayuran: Jauhi Kanker Payudara dengan Sayuran Hijau

manfaat sayuran hijauManfaat Sayuran Hijau:

Ghiboo.com – Sayuran hijau (cruciferous), seperti kubis, brokoli dan kembang kol tak hanya sekedar membuat wanita sehat. Tapi penelitin terbaru oleh ilmuwan Cina menunjukkan bahwa rutin mengonsumsi sayuran hijau dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker payudara dan membantu penderita kanker payudara bertahan hidup lebih lama.

Hasil penelitian didapatkan dari data 4.886 wanita penderita kanker payudara di Cina berusia 20-75 tahun. Rata-rata, mereka didiagnosa mengidap kanker stadium pertama hingga empat.

Peneliti menemukan wanita yang mengonsumsi sayuran hijau selama tiga tahun setelah didiagnosa mengidap kanker payudara, ternyata semakin kecil kemungkinan bagi mereka untuk meninggal.

Temuan tersebut juga menunjukkan selama lebih dari 36 bulan adanya penurunan risiko sebesar 27-62 persen dibandingkan mereka yang sedikit atau jarang makan sayuran. Kemungkinan risiko kanker kambuh lagi juga menunjukkan penurunan, sekitar 21-35 persen.

"Para penderita kanker payudara dapat mengikuti pedoman umum gizi dari makan sayuran setiap hari dan mungkin dapat mempertimbangkan untuk meningkatkan asupan sayuran, seperti kubis, kembang kol dan brokoli sebagai bagian dari makanan yang sehat," papar Sarah Nechuta, peneliti dari pusat epidemiologi Vanderbit University.

» Read more: Manfaat Sayuran: Jauhi Kanker Payudara dengan Sayuran Hijau

Duduk Lama Terkait dengan 173.000 Kasus Kanker

makanan panggang, makanan pemicu kanker, penyebab kanker, makanan penyebab kanker, pengertian kanker, penyebab kanker mulut, penyebab kanker usus, apa penyebab kanker, penyebab kanker darah, penyebab kanker servik, penyebab kanker hati, gejala kanker serviks, penyebab tumor, penyebab kanker kulit, penyebab kanker tulang, penyebab kanker paru-paru, faktor penyebab kanker, kanker serviks, gejala kanker usus, kanker tulang, cara mencegah kanker, penyebab kanker payudarah, penyebab kanker pankreas, penyebab terjadinya kanker, gejala kanker servik, tumor, kanker mulut rahim, kanker nasofaring, kanker serviks gejala, makanan penyebab diabetes, gejala kanker mulut rahim, penyebab kanker paru2, gejala kanker leher rahim, cara mengobati kanker otak, kapsul keladi tikus, gejala kanker lambung, makanan kanker, pencegahan kanker rahim, mengobati kanker, cara mengobati kanker, mengobati kanker serviks, gejala kanker servix, gejala kanker pankreas, cara mengobati kanker serviks, keladi tikus kapsul, cara mengobati kanker rahim, cara mengatasi kanker, sirsak penyembuh kanker, cara mengatasi kanker otak, cara penyembuhan kanker, daun sirsak penyembuh kanker, adioterapi kanker, penyembuhan tumor otak, terapi kanker serviks, obatkanker, cara mengobati kanker hati, cara mengobati penyakit kanker, gejala kanker kandungan, cara menyembuhkan kanker, cara mengatasi kanker rahim, kanker nasofaring gejala, cara mengobati tumor otakJakarta, Di zaman teknologi seperti saat ini, hampir segala sesuatu bisa dilakukan lewat komputer dan internet. Cukup duduk dan mengklik mouse, maka segala pekerjaan akan selesai. Tapi coba hitung berapa banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk dalam sehari. Jika ternyata sebagian besar waktu dihabiskan untuk duduk, maka kita sebaiknya mulai waspada.

"Aktivitas fisik berupa duduk terkait dengan sebanyak 49.000 kasus kanker payudara dan 43.000 kasus kanker usus selama setahun di Amerika Serikat. Menurut penelitian kami, kanker payudara dan usus besar nampaknya menjadi kanker yang paling dipengaruhi oleh aktivitas fisik," kata Christine Friedenreich, ahli epidemiologi di Health Services-Cancer Care di Kanada dalam konferensi American Institute for Cancer Research (AICR) seperti dikutip LiveScience, Jumat (4/11/2011).

» Read more: Duduk Lama Terkait dengan 173.000 Kasus Kanker

Makanan Pemicu Kanker: Awas! Makanan yang Dipanggang Picu Risiko Kanker Dua Kali Lipat

Makanan Pemicu Kanker:

makanan panggang, makanan pemicu kanker, penyebab kanker, makanan penyebab kanker, pengertian kanker, penyebab kanker mulut, penyebab kanker usus, apa penyebab kanker, penyebab kanker darah, penyebab kanker servik, penyebab kanker hati, gejala kanker serviks, penyebab tumor, penyebab kanker kulit, penyebab kanker tulang, penyebab kanker paru-paru, faktor penyebab kanker, kanker serviks, gejala kanker usus, kanker tulang, cara mencegah kanker, penyebab kanker payudarah, penyebab kanker pankreas, penyebab terjadinya kanker, gejala kanker servik, tumor, kanker mulut rahim, kanker nasofaring, kanker serviks gejala, makanan penyebab diabetes, gejala kanker mulut rahim, penyebab kanker paru2, gejala kanker leher rahim, cara mengobati kanker otak, kapsul keladi tikus, gejala kanker lambung, makanan kanker, pencegahan kanker rahim, mengobati kanker, cara mengobati kanker, mengobati kanker serviks, gejala kanker servix, gejala kanker pankreas, cara mengobati kanker serviks, keladi tikus kapsul, cara mengobati kanker rahim, cara mengatasi kanker, sirsak penyembuh kanker, cara mengatasi kanker otak, cara penyembuhan kanker, daun sirsak penyembuh kanker, adioterapi kanker, penyembuhan tumor otak, terapi kanker serviks, obatkanker, cara mengobati kanker hati, cara mengobati penyakit kanker, gejala kanker kandungan, cara menyembuhkan kanker, cara mengatasi kanker rahim, kanker nasofaring gejala, cara mengobati tumor otakREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Banyak orang senang menikmati makanan yang dipanggang dan ada banyak restoran yang menyajikan hidangan makanan dengan cara dipanggang. Tetapi, para ilmuwan mengatakan bahwa pilihan terhadap makanan yang terolah itu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Dibandingkan dengan yang direbus, memasak makanan dengan memanggang bisa meningkatkan risiko kanker hingga dua kali lipat, meskipun dagingnya dimasak hingga matang. Para ilmuwan menemukan bahwa daging yang dipanggang atau digoreng menyebabkan mutasi karsinogenik pada permukaan makanan itu.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institut kesehatan publik Norwegia menguji tikus sebagai percobaannya yang diharapkan merefleksikan kondisi serupa pada manusia. Mereka menemukan bahwa manusia memiliki enzim tertentu yang disebut sulfotransferases (sult) dalam beberapa bagian dari tubuh mereka. Di tikus, enzim ini hanya ada pada hati.

» Read more: Makanan Pemicu Kanker: Awas! Makanan yang Dipanggang Picu Risiko Kanker Dua Kali Lipat

Penularan Penyakit Kanker Serviks: Kanker Serviks Bisa Menular Lewat Celana Dalam Pinjaman

Penularan Penyakit Kanker Serviks:

kanker serviks, penyakit kanker serviks, pengobatan kanker serviks, pengobatan penyakit kanker serviks, kanker servix, obat kanker serviks, gejala kanker serviks, kanker serviks gejala, kanker serviks adalah, artikel kanker serviks, cara mengobati kanker serviks, gejala penyakit kanker serviks, serviks, tanda kanker serviks, mengobati kanker serviks, terapi kanker serviks, mencegah kanker serviks, gambar kanker serviks, vaksin kanker serviks, cara mengobati kanker otak, patofisiologi kanker serviks, kanker serviks wikipedia, cara mengatasi kanker serviks, penyebab penyakit kanker serviks, ciri-ciri penyakit kanker serviks, penderita kanker serviks, kanker kulit, penyakit kanker usus, kanker mulut rahim, kanker tulang, info kanker serviks, kangker serviks, gejala kanker servik, virus kanker serviks, kanker nasofaring, gejala kanker usus, gambar penyakit kanker serviks, terapi tumor otak, gejala kanker mulut rahim, gejala kanker tulang, penyebab tumor otak, penyebab kanker usus, gejala kanker leher rahim, gejala kangker rahim, kapsul keladi tikus, gejala kanker lambung, penyakit kangker, gejala kanker getah bening, graviola anti kanker, gejala kanker ovarium, gejala kangker serviks, pencegahan kanker rahim, gejala kanker servix, cara mengobati penyakit kanker, penyakit kanker servik, cara penyembuhan kanker serviks, penyakit kangker otak, keladi tikus kapsul, gejala kanker pankreas, cara mengobati kanker, cara menyembuhkan kanker otak, macam penyakit kanker, cara mengobati kanker rahim, obatkanker, mengobati kanker, cara mengatasi kanker, cara mengatasi kanker otak, radioterapi kanker, gejala kanker kandungan, penyembuhan tumor otak, cara penyembuhan kanker, penyembuhan penyakit kanker, penyakit cancer, cara menyembuhkan kanker, cara mengobati kanker hati, sirsak penyembuh kanker, cara mengatasi kanker rahim, kanker nasofaring gejala, mengobati kanker otak, mengobati kanker rahim, cara mengobati tumor otakJakarta, Celana dalam adalah barang yang sangat-sangat pribadi yang tak boleh dipinjam-pijamkan, khususnya bagi para perempuan. Saling meminjamkan celana dalam bisa menularkan kanker serviks, meski risikonya memang tak sebesar kontak seksual.

"Risiko utama penularan kanker serviks tetap kontak seksual, tapi yang non-seksual juga ada misalnya karena saling meminjam celana dalam," ujar dr Fredrico Patria, SpOG, Ketua Pelaksana Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia (Ipkasi) dalam bincang media di Kedai Tiga Nyonya, Jakarta Pusat, Kamis (10/11/2011).

Meski dikatakan risikonya sangat kecil, penularan kanker serviks atau kanker leher rahim melalui celana dalam bisa terjadi karena penyebabnya yakni Human Papiloma Virus (HPV) merupakan jenis virus yang tangguh. Menurut dr Rico, demikian ia biasa disapa, virus ini tidak mudah mati oleh pengeringan atau pemanasan.

» Read more: Penularan Penyakit Kanker Serviks: Kanker Serviks Bisa Menular Lewat Celana Dalam Pinjaman

Penyakit Kanker Kulit: Sandal Jepit dan Topi Baseball Tingkatkan Risiko Kanker Kulit

Penyakit Kanker Kulit:

kanker kulit, penyakit kanker kulit, obat kanker kulit, obat penyakit kanker kulit, penyebab kanker kulit, gejala kanker kulit, penyebab penyakit kulit, artikel kanker kulit, penyebab kanker usus, gejala kanker leher rahim, cara mengobati kanker otak, gambar kanker kulit, kanker tulang, kanker serviks, gejala kanker serviks, kanker, penyakit kanker usus, gejala kanker mulut rahim, kanker nasofaring, gejala kanker servik, gejala kanker lambung, penyakit kangker otak, cara mengobati penyakit kanker, cara mengobati kanker rahim, gejala kanker servix, cara mengobati kanker serviks, penyembuhan tumor otak, terapi kanker serviks, cara mengobati kanker hati, cara penyembuhan kanker, obatkanker, gejala kanker kandungan, cara mengobati tumor otakJakarta, Karena terkesan santai dan trendi, sandal jepit dan topi baseball banyak digemari anak muda masa kini. Namun di balik penampilannya yang modis, ada bahaya tersembunyi karena keduanya bisa meningkatkan risiko untuk terkena kanker kulit.

Kedua aksesoris tersebut dinilai tidak cukup melindungi bagian tubuh yang paling rentan diserang kanker kulit, yakni telinga bagian atas dan punggung kaki. Karena terpapar matahari secara langsung, radiasi ultraviolet bisa memicu kanker di bagian tersebut.

Dibandingkan topi bundar yang bentuknya melingkar, topi baseball memang hanya memberikan perlindungan pada kulit wajah. Begitu juga sandal jepit, efek perlindungannya jauh lebih kecil dibandingkan ketika menggunakan sepatu atau sandal selop yang lebih tertutup.

"Dengan desain topi dan sandal yang seperti itu, bagian-bagian tertentu mendapat perlindungan yang sangat minimal," ungkap Dr Rebecca Tung, dokter kulit dari Loyola University seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (17/6/2011).

Terlebih menurut Dr Tung, orang-orang sering mengabaikan bagian punggung kaki dan telinga ketika menggunakan sunscreen atau tabir surya. Kebanyakan orang menggunakan tabir surya hanya di bagian yang banyak dilihat, misalnya lengan dan kaki.

» Read more: Penyakit Kanker Kulit: Sandal Jepit dan Topi Baseball Tingkatkan Risiko Kanker Kulit

Penyakit Kanker Payudara: Pengangkatan Payudara Tak Harus Merusak Puting

Penyakit Kanker Payudara:

imageJakarta, Ada banyak teknik pengangkatan payudara atau mastektomi ketika didiagnosis menderita kanker. Pengangkatan tanpa merusak puting selama ini banyak diperdebatkan, namun penelitian membuktikan teknik ini cukup efektif membasmi sel kanker.

Pengangkatan payudara tanpa merusak puting atau dikenal sebagai niple-sparing mastectomy sebenarnya memiliki kelebihan dibanding teknik lain. Karena area puting dan areola yang berwarna kecoklatan tidak diutak-atik, maka penampilan dan fungsi payudara akan lebih terjaga.

Namun teknik ini juga memiliki kelemahan, sebab para ahli meragukan efektivitasnya dalam memberantas sel-sel kanker hingga tuntas. Dikhawatirkan, sel-sel kanker masih tersisa di bagian bawah areola atau area berwarna coklat di sekitar puting.

Sebuah penelitian di jurnal Plastic and Reconstructive Surgery membuktikan bahwa kekhawatiran itu tidak selalu benar. Dalam pengamatan terhadap 162 tindakan niple-sparing mastectomy antara tahun 1989-2010, sebagian besar sel kanker terangkat hingga tuntas.

» Read more: Penyakit Kanker Payudara: Pengangkatan Payudara Tak Harus Merusak Puting

Naturally Plus Indonesia, Super Lutein, S Lutena, Izumio

naturally plus, kantor naturally plus indonesia, kantor naturally plus jakarta, info bisnis naturally plus, pertemuan di kantor naturally plus, presentasi naturally plus, info naturally plus, info super lutein, info super lutena, info s lutena